SINTESIS TOTAL DAN HALOGENISASI SENYAWA BAHAN ALAM
Minggu sebelumnya
telah dibahas mengenai gugus pelindung. Kini saya akan membahas mengenai
sintesis total dan halogenasi senyawa bahan alam. Sebelum lebih lanjut kita
harus mengetahui apa itu pengertian dari sintesis total.
SINTESIS TOTAL
Sintesis total adalah
sintesis kimia dari semua molekul organik kompleks dari bagian-bagian
sederhana, biasanya tanpa bantuan proses biologi.
Sintesis total
pertama senyawa organic dilakukan pada abad 19 oleh Kolbe dengan berawal dari
karbon dan sulfur ,yang diperlihatkan pada gambar berikut :
Kita ketahui bahwa
alam kita kaya akan flora yang pastinya mengandung senyawa metabolit sekunder. Metabolit
sekunder pada tumbuhan memiliki strukur yang kompleks sehingga pada materi ini
lah kita akan mempelajari sintesis total dari molekul yang kompleks menjadi
molekul yang sederhana dengan mencari reagen yang sesuai untuk halogeniasasi
senyawa alam.
Contoh senyawa dari
hasil sintesis adalah urea (NH2)2CO. Urea merupakan
senyawa kimia organik yang dihasilkan dari proses metabolisme protein.
Urea sintetis (urea buatan) dibuat dari amonia dan karbon
dioksida dalam bentuk cair atau padat. Pada tahun 1870, proses pembuatan
senyawa sintetis ini yaitu dengan cara pengeringan amonium karbanat dengan suhu
dan tekanan yang sangat tinggi. Bahkan sampai saat ini, proses pembuatan urea
dengan cara tersebut masih digunakan sampai sekarang.
Sintesis urea
juga disebut Sintesis Wöhler yang merupakan perubahan ammonium sianat menjadi urea. Reaksi kimia ini
ditemukan oleh Friedrich Wöhler
pada tahun 1828. Penemuan ini dianggap sebagai titik awal dimulainya Kimia organic
modern. Beliau pernah belajar bersama Berzeius menyajikan sintesis struktur
yang sangat kompleks mencoba membuat sejenis
garam 'anorganik'; amonium sianat, dengan cara mencampur larutan ion amonium
(NH4+) dan laurtan ion sianat (CNO-). Wohler
terperanjat karena ia justru memperoleh urea, senyawa organik yang terdapat
dalam urin hewan.
Sintesis ini penting karena untuk
pertama kalinya komponen organik dapat dihasilkan dari reaktan anorganik.
Penemuan ini bertentangan dengan teori Vitalisme yang meyakini bahwa materi
organik mengandung kekuatan khusus atau kekuatan vital. Urea ditemukan
pada tahun 1799 dan sebelumnya hanya bisa didapat dari sumber biologis seperti urin.
Urea
banyak manfaatnya bagi manusia, misalkan para petadi di desa-desa menggunakan
urea sebagai pupuk untuk menyuburkan tanah persawahan atau perkebunan.
HALOGENISASI SENYAWA BAHAN
ALAM
Halogenasi merupakan
suatu reaksi kimia yang melibatkan penambahan satu atau lebih halogen pada
suatu senyawa atau material. Banyak sekali senyawa bahan alam yang telah
disintesis contohnya alkaloid, terpen, peptida dan poiketida. Salah
satu tantangan yang dirasakan utama yang berkaitan dengan halogenasi alkena
asimetris adalah halonium-ion transfer. (scheme 4) terjadi ketika tiga ion
halonium beranggota mentransfer atom halogen mereka untuk olefin yang tidak
bereaksi. Proses ini baik dan sangat cepat, sehingga jika kompleks kiral yang
tepat bisa menambahkan ion halonium untuk wajah tunggal alkena (yaitu 47 → 48),
peristiwa transfer mungkin telah dihilangkan enantioselectivity awal ini dengan
waktu serangan nukleofil, menghasilkan produk rasemat (50/51). Secara
tradisional, proses ini dipandang sebagai tantangan berat, terutama untuk
proses katalitik yang akan membutuhkan konsentrasi tinggi bahan awal sehubungan
dengan intermediet reaktif selama reaksi.
Gambar
di atas menunjukkan terjadinya transfer halonium yaitu ketika ada 3 ion
halonium mentransfer atom halogen mereka untuk olefin yang tidak bereaksi.
Prosesnya berlangsung sangat cepat dan baik. Namun masalah besarnya adalah
intermediet yang reaktif selama reaksi berlangsung sehingga dalam reaksi
katalitik dibutuhkan starting material dengan konsentrasi tinggi.
Salah satu solusi menghindari ion halonium elektrofilik sepenuhnya dengan
memanfaatkan kompleks logam transisi kiral untuk mengkatalisis halogenasi
alkena.
Pada Henry et. al itu baru ditemukan
bahwa katalis paladium kiral dan stoikiometri oksidan dihadapankan dengan
konsentrasi yang sangat tinggi dari Br atau Cl- yang dapat melakukan dibrominations
enantioselektivitas katalitik dan chlorohydroxylations dari alkenes. Sementara
biasanya menyediakan produk dengan enantioselektivitas tinggi, metode ini saat
ini hanya cocok untuk alkena yang baik terminal dan tidak kekurangan elektron,
membatasi utilitas.
Sedangkan pada Kang et. al ini
sebuah proses dimediasi logam, di mana kompleks kiral dari beberapa logam
transisi baris pertama mampu mengkatalisis iodoetherifications intramolekul
asimetris dan iodolactonizations terhadap stoikiometri iodium.
Sumber :
Treitler, D. S.
2012. Reagents and Strategies for the Total Synthesis of Halogenated
Natural Products. Columbia University.
id.wikipedia.org/wiki/urea
organic-chemistry.org
slideshare.net



Mengapa elektrofilik ion halonium dihindari dalam sintesis kiral (asimetris)?
BalasHapusApa syarat dalam mensintesis suatu senyawa?
BalasHapusSyaratnya yaitu:
Hapus1.Ketersediaan bahan yang akan digunakan
2.Menggunakan metode sintesis yang bagaimana
3. Melakukan sintesis/pembuatannya
4. Menentukan/ mengidentifikasi maupun karakterisasi yang benar sesuai dengan senyawa yang diinginkan
Bagaimana prinsip sintesis halogenasi senyawa bahan alam?
BalasHapusPrinsipnya adalah Pada transfer halonium yaitu ketika ada 3 ion halonium mentransfer atom halogen mereka untuk olefin yang tidak bereaksi. Prosesnya berlangsung sangat cepat dan baik. Namun masalah besarnya adalah intermediet yang reaktif selama reaksi berlangsung sehingga dalam reaksi katalitik dibutuhkan starting material dengan konsentrasi tinggi. Salah satu solusi menghindari ion halonium elektrofilik sepenuhnya dengan memanfaatkan kompleks logam transisi kiral untuk mengkatalisis halogenasi alkena.
HapusTerima kasih
Pada senyawa peysonol A untuk mensintesis senyawa teesebut , material stat yang digunaka apa ya ?
BalasHapusTerima kasih
apakah ada solusi lain untuk menghindari ion halonium elektrofilik sepenuhnya, selain dengan memanfaatkan kompleks logam transisi kiral untuk mengkatalisis halogenasi alkena?
BalasHapusterimakasih
Halo Riska, apakah sintesis total hanya berlaku untuk bahan alam? Mohon dijawab ya
BalasHapusiya
HapusKenapa ya harus dilakukan total sintesis? Pengaruhnya apa jika tidak dilakukan total sintesis pada senyawa yg akan disintesis tersebut?
BalasHapusKarena senyawa yg blm d sintesis tsb msh bersifat kompleks sehingga harus di ubah trlebih dahuli menjadi senyawa sederhana dengan mencari reagen yg sesuai untuk halogenasis senyawa alam
HapusHal apa yang menyebabkan Senyawa 1-peyssonol A menjadi 2-heterumairide L ya? Terimakasih
BalasHapusapa manfaat dari halogenasi dan sintesis ini?
BalasHapusManfaat nya kita dapat mengubah senyawa kompleks menjadi senyawa yg sederhana
HapusManfaat nya kita dapat mengubah senyawa kompleks menjadi senyawa yg sederhana
Hapus